Home » , » Peringatan Isro' Mi'roj Ala Fatayat NU

Peringatan Isro' Mi'roj Ala Fatayat NU

Written By Kim Potro on Jumat, 06 Juni 2014 | Jumat, Juni 06, 2014

Fatayat NU Desa Sedahkidul
Sedahkidul, Kimsepo - Fatayat Nahdatul Ulama Desa Sedahkidul selenggarakan Pengajian Umum di Halaman Balai Desa Sedakidul pada Jum'at (30/05/2014). Pengajian Umum dalam rangka memperingati Isro, Mi'roj dan Menyongsong Bulan romadhon ini menghadirkan penceramah Kyai Mohammad Nurul Burhan, SHi (30).  Acara ini terselenggara atas Gagasan ibu-ibu Muslimat NU sedahkidul yang bekerja sama dengan Karang Taruna.

Selain pembicara, acara ini dihadiri oleh Ketua Fatayat NU Kecamatan Purwosari, Kepala Desa Sedahkidul, Jajaran perangkat desa dari Sekdes hingga pengurus RT, Jamaah Fatayat dari desa Purwosari, Pojok, Punggur, Tinumpuk, Kaliombo, Tlatah, Ngrejeng, Pelem dan tentu saja dari desa Sedahkidul sebagai tuan rumah. Sehingga peserta yang mayoritas ibu-ibu ini memenuhi tempat duduk di dalam balai desa dan halamannya. Mereka berdesakkan di bawah tenda yang dipersiapkan panitia.

Pengajian tersebut dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah pembukaan, diisi dengan penampilan 4 anak kecil sekitar 8 tahun dari Sekolah Diniyah asuhan Mariyatun yang membacakan ayat-ayat pendek dalam Alqur'an Juz 30. Kemudian diisi dengan nyanyian Lagu Mars Fatayat bersama Regu Koor Sedahkidul dan pembacaan ayat-ayat suci, sambutan perwakilan panitia penyelenggara, Kepala desa dan dilanjutkan tahlil.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sedahkidul M Choirul Huda mendukung acara tersebut. Menurutnya, pemerintahan desa sedahkidul penyelenggaraan kegiatan keagamaan ini. Selain itu, nantinya Ia akan  mendukung pula semua kegiatan-kegiatan berifat positif yang diselenggarakan di sedahkidul. Sambutan ini hanya berjalan Sekitar 3 menit. Kemudian acara dilanjutkan kegiatan inti mendengarkan petuah dari pembicara.

Sungguh di luar dugaan. Kyai Jebolan IAIN Sunan Ampel yang masih muda ini mampu menguasai suasana. Dalam ceramahnya, Kyai dari Padangan ini menyampaikan materi keutamaan pendidikan rohani dan hubungannya dengan pelaksanaan syariat islam, ahli sunah wal jamaah dan ber masyarakat. Melalui metode Sholawat dan kombinasi kata lucu, ustad ini mampu menarik perhatian jamaah. Suasana jadi lebih hidup. Salah satu Contoh ucapannya sebagai berikut.

" Sebenarnya saya merasa malu dengan Pak Kades. Pak Kades itu adik kelas saya. Ia sudah jadi Kades, sementara saya masih jadi guyon". ujarnya. Kontan saja semua jamaah tertawa dibuatnya. Begitu pula dalam penyampaian materi. Ia selalu mengundang tawa. Hingga tanpa terasa waktu sudah menunjuk pukul 16.00 acara harus segera ditutup. Akhirnya acara pun ditutup dengan doa bersama.

Ada gagasan yang turut mensukseskan acara ini. Fatayat dapat menumbuhkan jiwa gotong royong dari semua warga sedahkidul. Yakni Semua ibu rumah tangga menyumbangkan 3 bungkus nasi panitia. Sebelumnya, paniia telah memberikan 3 kotak nasi ke semua rumah tangga. Pada hari H, semua menyetor kotak tersebut ke panitia. Akhirnya selesailah masalah konsumsi. Acarapun berjalan lancar.

Penulis : Rosidin - Kimsepo

1 komentar:

  1. Selamat berjuang .. tetap jaga kedaulatan NKRI dan tegakkan Islam Ahlusunnah waljamaah . Hidupi fatayat NU..

    BalasHapus

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved