Home » , , » Monitoring Dana Kopwan Purwosari

Monitoring Dana Kopwan Purwosari

Written By KIM Sendang Potro on Selasa, 24 Maret 2015 | Selasa, Maret 24, 2015

Purwosari-Camat Purwosari dan Dinas Koperasi Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur mengadakan pembinaan kepada Pengurus 28 Koperasi Wanita (Kopwan) se-kecamatan Purwosari dan Padangan. Pembinaan yang dikemas dalam acara Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan ini bertempat di Pendopo kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, Selasa (24/03/2015).

Bambang Supriyanto, SH, Camat Purwosari menegaskan kepada seluruh pengurus Kopwan agar segera melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan). Menurutnya Kopwan belum pernah melaporkan kegiatannya kepada pemerintah kecamatan.

"Dalam waktu dekat, saya harap ibu-ibu Pengurus Kopwan segera melakukan RAT. Mengingat dana yang Anda kelola adalah dana pemerintah. Jadi harus segera dipertanggung jawabkan," kata pria berkumis lebat ini dengan nada tegas. 

Pernyataan tersebut ditujukan kepada 28 Ketua Pengurus Kopwan desa se kecamatan Purwosari dan Padangan yang hadir di sini. Mereka adalah 12 Kopwan di Kecamatan Purwosari dan 16 pengurus Kopwan dari kecamatan Padangan. Disini, mereka dilatih membenahi laporan kelompok dan administrasi.

Usai acara pembukaan, Ketua Tim monitoring dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro, Luhri Budi Riyanto menyampaikan tujuan monitoring kepada KIMSPot.  Menurutnya, monitoring ini dilakukan untuk meningkatkan kerja Kopwan agar sehat secara keuangan maupun administrasi.

Masih menurutnya, sejak tahun 2010 lalu kopwan di masing-masing desa menerima dana sebesar 25 juta rupiah. Dana ini digunakan untuk usaha simpan pinjam. Ada yang telah berkembang menjadi 50 juta, adapula yang tidak berkembang. Namun sebagian besar kopwan belum melaporkan perkembangan dananya ke pemerintah desa maupun kecamatan secara formal.

"Masing-masing Kopwan ini telah menerima dana SPP sebesar 25 juta rupiah pada tahun 2010. Diantara 28 Kopwan ini, adapula yang mendapatkan tambahan modal 25 juta rupiah lagi. Dengan monitoring ini diharapkan semua kopwan melakukan RAT dan administrasi pembukuan secara baik," kata Luhri kepada KIMSpot.

Masih menurut Luhri, Kopwan dikatakan sehat apabila telah melakukan RAT secara rutin. Pengurusnya lengkap dan Administrasi pembukuan tercatat rapi dan jelas.

"Kopwan yang telah melakukan RAT dan sehat secara kegiatan maupun administrasi akan diberi tambahan modal lagi" katanya. (KIMSPot)

0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved