Home » , » AUTP Jaminan Gagal Panen Petani Padi

AUTP Jaminan Gagal Panen Petani Padi

Written By KIM Sendang Potro on Selasa, 16 Agustus 2016 | Selasa, Agustus 16, 2016

Sedahkidul-Kemarau basah menjadi peluang para petani padi Warga Sedahkidul untuk menanam padi lebih awal. Lahan 12 hektar di sekitar tanah bengkok perangkat desa mulai melakukan tanam padi (18/8). Ada yang menanam secara manual, ada pula yang sudah menggunakan mesin tanam transplanter bantuan dari Dinas Pertanian Bojonegoro. 

"Musim tanam yang tidak menentu ini menjadi spekulasi bagi warga. Namun warga tidak perlu khawatir, Dinas Pertanian telah meluncurkan Program Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP)" kata Mantri Tani Purwosari Catur Prayogo W, SP saat sosialisasi AUTP di Balai Desa Sedahkidul (16/8). 

Menurut Catur, petani dapat segera mendaftarkan tanaman padinya setiap mau tanam hingga padi berumur 10 HST (hari setelah tanam). Asuransi ini diatur oleh Keputusan Mentri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Nomor : 02/Kpts/SR.220/B/01/2016 tentang Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi.

Peserta hanya dikenai pembayaran 36 ribu rupiah per hektar karena mendapat subsidi dari pemerintah. Bila luas tanah seperempat hektar, maka petani cukup membayar 9 ribu rupiah. Pembayaran asuransi dibayarkan berdasarkan kerusakan perpetak. Besarnya 6 juta rupiah per hektar. 

Penyebab kegagalan panen yang ditanggung asuransi adalah  gagal panen akibat : Bencana alam. Seperti banjir atau kekeringan. Serangan hama dan OPT (organisme pengganggu tanaman).  Seperti hama tikus, walang sangit, keong mas, wereng, penyakit kresek, potong leher, dan lainnya).

" Warga tani silahkan mendaftar AUTP lewat kelompoknya masing masing. Semua peserta harus mengisi formulir pendaftaran. Bagi petani yang butuh keterangan lengkap, harap segera menghubungi ketua kelompoknya," kata Ahmad Patekun Ketua Gapoktan Setyo Bhakti Sedahkidul.

Kabar adanya asuransi tanam padi dini  disambut baik oleh petani sedahkidul. Termasuk juga Kepala Desa Sedahkidul yang pada saat ini belum ikut menanam padi lebih awal.

"Asuransi ini sangat menarik petani. Mengingat cuaca yang tidak menentu ini, petani sering terancam gagal panen.  Jika akhirnya terjadi gagal panen, maka petani mendapat asuransi sejumlah biaya tanam. Sehingga  petani tidak jera dengan kegagalan tanam padi," kata Huda. (DIN/KIMSPot).

0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved