Home » , , » Pembuatan Jalan Tani Dimulai, Warga Relakan Sawahnya

Pembuatan Jalan Tani Dimulai, Warga Relakan Sawahnya

Written By KIM Sendang Potro on Kamis, 16 Maret 2017 | Kamis, Maret 16, 2017

Sedahkidul - Pemerintah Desa Sedahkidul menyebut tahun 2017 adalah tahun perekonomian. Desa yang identik dengan Sendang Potro ini memprioritaskan pembangunan pada sektor pertanian. 

Kamis (16/3), Perangkat Desa Sedahkidul bersama warga memulai pembuatan jalan usaha tani yang berada di lokasi Etanan. Jalurnya antara jalan Loran tembus jalan raya di RT 3. Mengawali pengerjaan Jalut ini ditandai dengan selamatan atau tumpengan yang dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga sekitar.

Ada 3 lokasi yang akan dibangun JALUT, diantaranya :
  1. Jalut Puthuk Kidul ( antara makam - Mberan)
  2. Jalut Mberan (antara Mberan - DAM Jembatan)
  3. Jalut Etanan (antara Loran - RT.3)


Pembuatan Jalut di 3 lokasi ini telah dibahas pada Musyawarah Desa (Musdes) pada pertengahan Desember 2016.

"Desa dikatakan berhasil dalam membangun, harus dapat menyentuh peningkatan pendapatan perkapita penduduk.  Mengingat warga sedahkidul mayoritas petani, maka pembangunan kami prioritaskan pada sektor pertanian," kata Kepala Desa Sedahkidul M Choirul Huda.

"Kegiatan kongkrit yang kita ambil awal tahun ini adalah Pembuatan Jalan Usaha Tani.  Program ini berawal dari usulan warga saat Ngopi Sareng kemudian disepakati pada musyawarah desa. Pengerjaan dimulai hari ini di Etanan dengan menggunakan Escavator bantuan dari KODIM 0813 Bojonegoro," ujarnya.

Sudah relakah warga ?

Sesuai sumber dari Pemerintahan Desa, kerelaan warga yang tanahnya terkena pelebaran untuk jalut telah dimusyawarahkan dalam Musdes pertengahan desember 2016. Saat itu pembahasan telah menyangkut lebar jalan 3 meter. Sehingga warga perlu merelakan setengah hingga satu meter memanjang. Sebagian besar pemilik lahan merasa sangat membutuhkan dan tidak keberatan tanahnya digunakan seluas yang dimaksudkan. Sehingga saat itu musyawarah mengambil keputusan melanjutkan pembuatan Jalut.

Menurut Ketua Gapoktan Setyo Bhakti Ahmad Patekun, pengerjaan Jalut yang menyangkut pelebaran jalan telah mendapat persetujuan pemilik lahan. Secara teknis, Pengerjaan dilakukan pada lahan yang telah disetujui saja. Pematang sawah dilebarkan menjadi 3 meter menggunakan escavator pinjaman dari KODIM Bojonegoro. Kemudian jalan diurug padel dan dipadatkan.


Sebagian besar Warga pemilik lahan yang dilewati Jalut ini menyambut baik. Seperti halnya Yasmo (52) warga pencol yang memiliki lahan di puthuk kidul. Ia merelakan sebagian tanahnya untuk Jalut. Ia menganggapnya rela berkorban untuk kebaikan.

"Wong tani kuwi kantore ya sawah. Dadi dalane yo kudu apik, Ben gampang olehe nggowo panenan. Nek dalane diambakno tanahku katut siji setengah meter, ya monggo (Petani itu kantornya ya sawah. Jalannya juga harus bagus. Biar mudah mengangkut hasil panen. Kalau jalannya mau dilebarkan ke tanah saya satu setengah meter, ya silahkan saja - red )," kata Yasmo.

Pada hari sebelumnya, tanah yang akan di pelebaran Jalut di 3 lokasi ini telah diberi tanda batas oleh perangkat desa dan warga. Harapannya, dalam pengerjaan nantinya tidak ada kendala. (DIN/KIMSpot)

0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved