Home » , , , » Manganan, Ada Ajaran Kerukunan dan Hiburan

Manganan, Ada Ajaran Kerukunan dan Hiburan

Written By KIM Sendang Potro on Sabtu, 12 Agustus 2017 | Sabtu, Agustus 12, 2017

Sedahkidul, Warga Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur menyelenggarakan 'Manganan' (Sedekah bumi-red) di Sendang Potro Jum'at Pon (11/8). Ada Prosesi Sukuran, ada hiburan Pentas Seni Wayang Thengul siang dan malam.

Manganan Nanggap Wayang  (Foto : DIN/KIMSPot)
Manganan adalah suatu acara yang dilakukan warga desa dalam mewujudkan rasa syukur atas panen hasil bumi tahun ini. Biasanya warga menyambut momen ini dengan membuat kue dan makanan yang enak. Makanan ini dibagikan ke orang tua maupun kerabat dekat. Saking banyaknya warga yang mengantar kue ke masing masing keluarga ini, masyarakat setempat menyebutnya dengan Manganan.

Siang  itu, sekitar jam 10.00 WIB warga  Sedahkidul Laki-laki, perempuan baik tua maupun muda berduyun-duyung datang ke Sendang Potro. Mereka membawa tumpeng,lauk-pauk, jajanan dan hasil bumi. Sampai di Sendang Potro, tumpeng ditata berderet dikelilingi warga yang duduk di tanah. Setelah semua siap, prosesi dubuka oleh petuah Kepala Desa dan dilanjutkan doa yang dipimpin Kaur Kesra.

M. Choirul Huda (Kades) membuka acara di depan warga   (Foto : DIN/KIMSPot)

"Ini adalah syukuran warga Sedahkidul yang dilakukan bersamaan di Sendang Potro. Manganan ini cerminan kerukunan warga, kebersamaan, kekompakan dan eratnya persaudaraan," kata M,Choirul Huda dalam pembukaan prosesi manganan.

Senada dengan hal itu, Panitia Sedekah Bumi Suliman menanggapi bahwa acara yang diselenggarakan telah sukses. 

"Syukurlah acara sukses, hampir semua warga datang. Warisan leluhur kita yang menghasilkan kerukunan seperti manganan ini hendaknya terus dilestarikan. Disini, Manganan adalah momen terbesar kedua bagi warga untuk silahturahmi dengan keluarga, m" kata Suliman yang juga Kaur Pemerintahan. 

Menurutnya, Warga Sedahkidul masih antusias mengikuti manganan. Budaya hantar makanan untuk keluarga setiap menjelang manganan juga masih berlanjut. hal ini menunjukkan bahwa kerukunan dan nilai-nilai budaya luhur tetap terjaga.

Doa Bersama Untuk Para Leluhur (Foto: DIN/KIMSPot)

Di siang hari itu, acara dilanjutkan dengan Pagelaran Wayang Thengul dari Purwosari hingga sore hari. Di malam harinya Pagelaran Wayang Thengul dengan Dalang Ki Sutopo ini berlanjut di Lapangan Desa. Pagelaran ini sekaligus menjadi acara Peresmian Lapangan Tambak Boyo yang baru selesai dibagun oleh Pemdes Sedahkidul minggu lalu. (*) (Penulis : Din Rosidin/KIMSPot)


0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved