Home » , , » Berita Jelek dari Bakorwil Bojonegoro

Berita Jelek dari Bakorwil Bojonegoro

Written By KIM Sendang Potro on Jumat, 22 April 2016 | Jumat, April 22, 2016

Bojonegoro - "Berita yang mampu menarik pembaca itu, berita jelek. Sehingga orang media dicap sebagai pencari kejelekan pejabat. Lalu bagaimana KIM bisa keluar dari masalah ini?," Demikian kata Bambang Semedhi (64) Dosen FISIP Universitas Brawijaya. Paparan ini ia sampaikan di depan Forum Rapat Sinkronisasi dan Pembinaan KIM yang diikuti 8 KIM utusan dari kabupaten/kota di Kantor Bakorwil Bojonegoro siang kemarin, Kamis (21/4).

Menurutnya, selama ini pandangan masyarakat tentang awak media selalu negatif. Sehingga tidak jarang pejabat yang alergi dengan wartawan. Derita ini juga mendera pelaku KIM (Kelompok Informasi Masyarakat). Bagaimana cara agar KIM mampu mengubah pandangan ini?

"Jawabnya, KIM harus mampu menjalankan fungsinya dengan benar. KIM sebagai kontrol sosial yang tidak hanya menkritik. Namun harus memberikan solusi," kata Bambang, ayah 4 anak yang pernah bekerja di TVRI selama 30 tahun dan juga berhasil menduduki Kepala Seksi Pusat Pemberitaan TVRI.

Masih menurutnya, KIM dapat menyampaikan kontrol dan kritik pada pemerintah untuk menarik pembaca, (mahsab negatif). Namun KIM harus pula memberikan solusi yang membangun (Mahsab positif). Selain itu, ia juga siap membantu semua KIM untuk memperbaiki pemberitaan hingga tampilan blog KIM.

Pada rapat tersebut disampaikan pula teknis lomba LCCK KIM tingkat Bakorwil Bojonegoro tahun 2016 oleh Kasi Komunikasi Sosial KOMINFO Pemprov Jatim Karlina Hani Astuti, SH, MM. Menurutnya ada 5 point penilaian lomba. Sedangkan peserta LCCK Tingkat Bakorwil Bojonegoro akan diambil 3 KIM yang lolos seleksi administrasi oleh Kominfo Pemprov Jatim. Seleksinya diselenggarakan pada tanggal 26 April 2016. Kemudian LCCK Bakorwil Bojonegoro dilaksanakan tanggal 27 Juli 2016 di Madiun.

Menjawab pertanyaan KIM Sendang Potro produk KIM, Karlina menyampaikan bahwa KIM bekerja di bidang informasi. Jadi tugasnya mempromosikan produk dan potensi di desanya, bukan pembuat produk seperti UKM.

"Kami berharap nantinya KIM di Bakorwil Bojonegoro ini nantinya dapat menjualkan produk desanya hingga ke manca negara. Dari sini dapat diperoleh pendapatan KIM dari UKM sebagai imbalan jasa promosi melalui kesepakatan bersama. KIM di Surabaya ada yang mampu melakukan itu. Silakan study banding ke sana, nanti saya bantu," kata Karlina. (Din/KIMSpot)

0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved