Home » , » Menteri Koperasi dan UMKM Luncurkan Kredit Ultra Mikro di Bojonegoro

Menteri Koperasi dan UMKM Luncurkan Kredit Ultra Mikro di Bojonegoro

Written By KIM Sendang Potro on Selasa, 15 Agustus 2017 | Selasa, Agustus 15, 2017

Bojonegoro - Menteri Koperasi dan UMKM, A.A. Gede Ngurah Puspayoga, meluncurkan program pembiayaan atau kredit untuk pengusaha ultra mikro, di Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (14/8/2017) kemarin. Program kredit ultra mikro ini menyasar kalangan pengusaha kecil, yang tak terjangkau perbankan karena tak memiliki aset untuk syarat agunan pinjaman, di hampir semua sektor, seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Menteri Koperasi dan UMKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga, mengatakan, program ini ditandatangani bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Sosial.

"Program ini diharapkan bisa bermanfaat untuk rakyat kecil. Karena seiring pertumbuhan ekonomi meningkat harus ada pemerataan kesejahteraan," ujarnya saat memberi sambutan.

Selain memperhatikan koperasi untuk menyukseskan program kredit ultra mikro ini, pemerintah juga harus fokus dengan peningkatan infrastruktur dan pariwisata. Karena perbaikan jalan, jembatan yang dilakukan selama ini guna melancarkan distribusi nasional. Sementara pariwisata, menjadi segi sosial budaya yang harus diperhatikan juga.

"Harus menjadi destinasi daerah dengan menjaga nilai budaya, nilai kearifan lokal, sumberdaya manusia, dan sosial budaya. Kalau ini berkembang dengan baik  maka bisa meningkatkan ekonomi rakyat," imbuhnya.

Untuk program ini, pemerintah tidak hanya menyiapkan pembiayaan tetapi juga menyiapkan program pendampingan untuk para pengusaha ultra mikro. Mereka diharapkan dapat membuat usaha secara berkelompok, sehingga dapat mengantisipasi tingkat kredit macet (NPL).

Sebagai uji coba, pemerintah akan menerapkan program kredit ultra mikro ini di 19 titik desa di sejumlah kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Total pendanaan yang dikucurkan pemerintah pada program ini mencapai Rp 1,5 triliun dan diharapkan dapat mencakup setidaknya 300 ribu pengusaha ultra mikro.

Peluncuran program hari ini dilakukan serentak tidak hanya di Bojonegoro saja, tapi juga  di Megamendung, Bogor, bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati; Cawang, Jakarta Timur, bersama Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melalui teleconference yang saling terhubung. (red/KIMSPot)

0 komentar:

Posting Komentar

VLOG SENDANG POTRO

APBDesa 2018 Desa Sedahkidul

Terpopuler

 
Support : Sedahkidul | Purwosari | Bojonegoro
Copyright © 2014. KIM Sendang Potro - All Rights Reserved